Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model PBL Mata Pelajaran Matematika pada Siswa Kelas X

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Haryanti

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  meningkatkan  keterampilan  berpikir  kritis pada siswa kelas X SMA Plus Nurul Falah Sruweng tahun pelajaran 2019/2020 dalam muatan  pembelajaran  IPA.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  tindakan kelas   (PTK)   mengacu   model   spiral   dari   Kemmis   dan   Mc.   Taggart   yang meliputi  tahap  (1)  perencanaan,  (2)  pelaksanaan  dan  pengamatan,  dan  (3) refleksi.  Teknik  pengumpulan  data  dengan  menggunakan  tes  dan  non  tes. Teknik  pengumpulan  non  tes  yang  berupa  observasi  siswa  dan  peneliti  serta dokumentasi.   Teknik   analisis   data   menggunakan   analisis   data   deskriptif kuantitatif     dan     analisis     data     deskriptif     kualitatif.     Hasil     penelitian menunjukkan  bahwa  penggunaan  model  pembelajaran  PBL  (Problem  Based Learning)     dalam     muatan     pembelajaran     Matematika     dapat     meningkatkan Hasil Belajar  siswa kelas X SMA Plus Nurul Falah Sruweng. Hasil tes keterampilan  berpikir  kritis  pada  tahap  pra  siklus  menunjukkan  rata-rata 56,67  dengan  ketuntasan  16,67%  (2  siswa).  Hasil  tersebut  meningkat  pada siklus I menjadi 65,63 dengan ketuntasan 50% (6 siswa). Rata-rata kelas pada siklus    II    meningkatkan    menjadi    81,88    dengan    persentase    ketuntasan mencapai 83,33% (sudah mencapai kriteria minimal).

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Haryanti. (2021). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model PBL Mata Pelajaran Matematika pada Siswa Kelas X. Educatif Journal of Education Research, 2(4), 150-157. https://doi.org/10.36654/educatif.v2i4.184

References

1. Arends, R.I. Learning to Teach. (Terjemahan Helly Prajitno dan Sri Mulyantini). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (Edisi asli diterbitkan tahun 2007 oleh McGraw Hill Companies, Inc., 1221 Avenue of the Americas) ; 2008
2. Johnson, E.B. Contextual Teaching & Learning. Bandung: Menjadikan Kegiatan Mengasyikkan dan Bermakna. Penerjemah: Ibnu Setiawan. Bandung: Mizan Learning Center (MLC) ; 2007
3. Murni, W. Keterampilan Dasar Mengajar. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media ; 2010
4. Sardiman, A.M. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada; 2001
5. Susanto. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenamedia Group ; 2016
6. Trianto. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, dan Kontekstual: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum 2013 (Kurikulum Tematik Integratif / TKI) Cet. 2. Jakarta: Prenadamedia Group ; 2015
7. Wisudawati, A.W. dan Sulistiyowati, E. Metodologi Pembelajaran IPA, Cet. 2. Jakarta: Bumi Aksara ; 2015