Peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning pada pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1 tema 4 semester 1 tahun 2020/2021 SDN MANGGIS

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Asih Kusmiati

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa bagi kelas I semester gasal tahun pelajaran 2020/2021 SD Negeri 1 Manggis Kabupaten Batang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana masing-masing- masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus I terdiri dari tiga pertemuan (tiga kali tatap muka), siklus II terdiri dari 2 pertemuan (duakali tatap muka). Data keaktifan diperoleh dari observasi oleh guru pengajar dan teman sejawat, sedangkan hasil belajar diperoleh dari tes hasil ulangan harian tiap-tiap siklus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil observasi keaktifan sudah menunjukkan peningkatan menjadi kategori tinggi. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata persentase capaian keaktifan dari siklus II sebesar 87,33% (kategori tinggi). Keaktifan peserta didik dari siklus 1 menuju ke siklus 2 mengalami peningkatan. Yaitu aspek kehadiran naik dari 92,59 % menjadi 100% (kategori tinggi). Aspek keaktifan bertanya dan memberi pendapat naik dari 51,62% menjadi 78,57 (kategori tinggi). Aspek berfikir bersama dalam kelompok naik dari 60,87% menjadi 86,73% (kategori tinggi). Aspek kejujuran dalam mengerjakan tugas naik dari 69,9% menjadi 93,33% (kategori tinggi). Aspek kemampuan dalam berkomunikasi naik dari 57,40% menjadi 79,53% (kategori tinggi) pada perlakuan siklus 2. Hasil belajar peserta didik didapatkan bahwa hasil belajar peserta didik pada siklus 2 mengalami kenaikan 13,37% dibandingkan dengan hasil belajar pada kondisi siklus 1. Persentase peserta didik yang belum memenuhi KKM mengalami penurunan 2,86%. Hal ini ditunjukkan persentase siklus 1 sebesar 14,28% turun menjadi 11,42% pada perlakuan siklus 2. Persentase yang sudah memenuhi KKM mengalami kenaikan 2,86% dari siklus 1 sebesar 85,71% naik menjadi 88,57% pada perlakuan siklus 2. Kesimpulannya bahwa Keaktifan dan Hasil belajar Bahasa Indonesia semester gasal tahun pelajaran 2020/2021 SD Negeri Manggis Kabupaten Batang meningkat setelah dilaksanakan pembelajaran melalui metode pembelajaran cooperative learning metode Problem Based Learning.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Kusmiati, A. (2020). Peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning pada pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1 tema 4 semester 1 tahun 2020/2021 SDN MANGGIS. Educatif Journal of Education Research, 2(4), 64-72. https://doi.org/10.36654/educatif.v2i4.33

References

1. Amir, M Taufiq. 2012. Inovasi Pendidikan melalui Problem Based Learning. Jakarta: Prenada Media Group.
2. Djago Tarigan. 2006. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Di Kelas Rendah. Jakarta: Universitas Terbuka.
3. Djauzak, A. 1995. Metodik Khusus Pengajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Jakarta: Depdikbud.
4. Edy Prayitno. (2003). Penelitian Tindakan Kelas. ( Modul TOT Terintegrasi Guru SMP ). Jakarta: Depdiknas
5. Kurniasih, Imas, & Sani, B. S. 2017. Lebih Memahami Konsep & Proses Pembelajaran. Yogyakarta: Kata Pena.
6. Muhson, Ali. 2009. “Peningkatan Minat Belajar dan Pemahaman Mahasiswa Melalui Penerapan Problem-Based Learning” Jurnal Kependidikan /Vol 39, No. 2, 171-182.
7. Mulyasa, H. E. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013: Perubahan dan Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan persoalan penting dan genting. Bandung: P.T Remaja Rosdakarya.
8. Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana.
9. Purwanto. 2011. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.